“Belatung Melarat” Melestarikan Budaya Tanah Jawa melalui Karya “Rawuhing panguoso jagat alusan”
- BeelzebubMedia

- 2 Jun 2022
- 1 menit membaca
Belatung Melarat adalah band yang berdiri pada akhir tahun 2011 dan mengusung Genre Myistic Javanesse Black Metal, arti nama dari band mereka yaitu Belatung yang berate jenis ulat kecil yang kuat apabila mereka kompak dan bersatu, Melarat diambil dari latar belakang mereka yang jauh dari kesan kemewahan, formasi mereka memang sering berubah – ubah, dan akhirnya mereka menemukan komposisi yang sempurna yaitu : Zuliant Cempe (Vokal Growl), Berok (Scream Vokal), Pyoox (Gitar Rythem), Didin (Lead Gitar), Kamail (Bass), Kriwil (Drum) dan pada tahun 2013 mereka merillis single pertama yang berjudul “Persembahan Nyai Ratu Putih”.
Tapi pada awal tahun 2014 band ini sempat mengalami perubahan formasi yang dimana vokalis mereka mengundurkan diri. Tujuan mereka mengusung jenis genre tersebut karena mereka ingin membudayakan dan mentradisikan tanah jawa agar tidak punah dimakan oleh zaman dan dapat melestarikan melalui seni music.

Mereka dipengaruhi oleh band - band Metal Mancanegara yaitu SANTET ( Purwokerto), MAKAM ( Surakarta ), SENGKOLO GENI ( Surabaya ), MORI ( Batang), MENDIANG ROMO ( Tuban ). Band ini sangat unik sekali dengan nuansa yang mereka bentuk sendiri dan akhirnya mereka pun menemukan ciri khas yang sangat kuat dan luar biasa.
Rawuhing panguoso jagat alusan adalah salah satu lagu yang mewakili keganasan mereka dan bentuk untuk melestarikan kebudayaan tanah jawa, dengan komposisi yang pas dan unik mereka sangat berani untuk mempersembahkan karya mereka ini untuk seluruh bangsa Indonesia bahkan sampai mancanegara.
MediaSosial
Instagram : belatung_melarat_official






Komentar